WELCOME TO HERU BLOGG

Semua arsip-arsip yang terdapat dalam blogg saya dapat bermanfaat bagi para pembacanya
Heru Olycia Ananda. Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

RSS
Post Icon

Pendapatan Nasional


PENDAPATAN NASIONAL


Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.

Didalam pendapatan nasional, terdapat beberapa konsep yang pastinya harus kita ketahui. Berikut adalah konsep-konsep yang terdapat di dalam pendapatan nasional.


* Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product)
  
Jumlah produk berupa barang/jasa yang dihasilkan didalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun termasuk juga hasil produksi barang/ jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan.

* Produk Nasional Bruto (Gross National Product)

Nilai produk berupa barang/jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (national) selama satu tahun termasuk hasil produksi barang/jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang beroperasi di luar negeri atau di luar wilayah negara yang bersangkutan.

* Pendapatan Nasional Neto (Net National Income)

Pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. 

[NNI = NNP - Pajak tidak langsung]

Pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak hadiah dll.


* Pendapatan Perseorangan (Personal Income)

Jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat,termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung transfer payment. Transfer payment merupakan penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini melainkan diambil dari pendapatan nasional tahun lalu. Salah satu contohnya adalah dana pensiun.

[PI= NNI - (Pajak laba perusahaan + Laba yang tidak dibagi + Iuran Pensiun)]

Pajak Laba Perusahaan : Pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah

Laba yang tidak dibagi : Laba yang tetap ditahan didalam perusahaan untuk beberapa keperluan tertentu misal perluasan lahan perusahaan.
Iuran Pensiun : Iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan perusahaan guna dibayarkan setelah mereka sudah tidak bekerja.

* Pendapatan Yang Siap Dibelanjakan (Disposable Income)

Pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi selebihnya dijadikan tabungan yang digunakan sebagai investasi.

[DI= PI - Pajak Langsung]

Pajak Langsung adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain contohnya adalah pajak pendapatan.


Penghitungan pendapatan negara, dapat dihitung dengan menggunakan 3 pendekatan yaitu


A. Pendekatan Pendapatan 

Menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan.
Rumus Pendekatan Pendapatan: 

Y=R+W+I+P

R= Rent (Sewa)

W= Wage (Upah/Gaji)
I= Interest (Bunga Modal)
P= Profit (Laba)

B. Pendekatan Produksi

Menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industriagrarisekstraktifjasa, dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).

Rumus Pendekatan Produksi


Y= (P x Q)1 + (P x Q)2 + (P x Q)3 +....+ (P x Q)n


P= Price (Harga)
Q= Quantity (Kuantitas)

C. Pendekatan Pengeluaran

Menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. 

Rumus Pendekatan Pengeluaran


Y= C + I + G + (X-M)


C= Consumption (Konsumsi Masyarakat)
I= Investment (Investasi)
G= Goverment (Pengeluaran Pemerintah)
X= Export
I= Import


Contoh Soal

1. Dimisalkan (dalam milyaran rupiah) fungsi konsumsi C= 20 + 075Y dan besarnya Investasi(I) = 15. Hitunglah jumlah pendapatan nasional.

Rumus Pendekatan Pengeluaran 


Didalam soal tidak diketahui besarnya G, X dan M.

Y = C + I

é(C = a + bY)
Y= (a + bY) + I
Y= a + bY + I
Y-bY= a + I
(1 - b)Y= a + I

Y= a + I     

      1 - b   
                            
Y= 20 + 15
      1- 0,75

Y=  35           -----> Y = 140 (Dalam milyar rupiah)

      0,25


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional 
http://retnoyuliyanti.wordpress.com/2012/04/01/makalah-perhitungan-pendapatan-nasional-4/
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar